Wellcome to my Blog

THANKSS FOR COMING

Mengenai Saya

Foto saya
saya itu........ teman yang baik untuk bercerita untuk berkeluh kesah dan syukur alhamdulillah sekarang saya dianugerahi nikmat untuk bisa melanjutkan study saya di Universitas Negeri Semarang dan diterima sebagai mahasiswa jurusan pendidikan sosiologi antropologi tercinta....
Tampilkan postingan dengan label materi kuliah struktur masyarakat jawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label materi kuliah struktur masyarakat jawa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Desember 2011

struktur masyarakat jawa


Selasa, 06 April 2010
A. Definisi Struktur Sosial
Secara harfiah, struktur bisa diartikan sebagai susunan atau bentuk. Struktur tidak harus dalam bentuk fisik, ada pula struktur yang berkaitan dengan sosial. Menurut ilmu sosiologi, struktur sosial adalah tatanan atau susunan sosial yang membentuk kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat. Susunannya bisa vertikal atau horizontal.
Para ahli sosiologi merumuskan definisi struktur sosial sebagai berikut:
 George Simmel: struktur sosial adalah kumpulan individu serta pola perilakunya.
Ø
Ø George C. Homans: struktur sosial merupakan hal yang memiliki hubungan erat dengan perilaku sosial dasar dalam kehidupan sehari-hari.
 William Kornblum: struktur sosial adalah susunan yang dapat terjadi karena adanya pengulangan pola perilaku undividu.
Ø
 Soerjono Soekanto: struktur sosial adalah hubungan timbal balik antara posisi-posisi dan peranan-peranan sosial.
Ø
B. Ciri-ciri Struktur Sosial

1. Muncul pada kelompok masyarakat
Struktur sosial hanya bisa muncul pada individu-individu yang memiliki status dan peran. Status dan peranan masing-masing individu hanya bisa terbaca ketika mereka berada dalam suatu sebuah kelompok atau masyarakat.
Pada setiap sistem sosial terdapat macam-macam status dan peran indvidu. Status yang berbeda-beda itu merupakan pencerminan hak dan kewajiban yang berbeda pula.

2. Berkaitan erat dengan kebudayaan
Kelompok masyarakat lama kelamaan akan membentuk suatu kebudayaan. Setiap kebudayaan memiliki struktur sosialnya sendiri. Indonesia mempunyai banyak daerah dengan kebudayaan yang beraneka ragam. Hal ini menyebabkan beraneka ragam struktur sosial yang tumbuh dan berkembang di Indonesia.
Hal-hal yang memengaruhi struktur sosial masyarakat Indonesia adalah sbb:

cliffort gertzz

Clifford Geertz dan Agama Jawa (Abangan, Santri dan Priyayi)


Clifford Geertz adalah penulis buku legendaris The Religion of Java, yang populer sekaligus penting bagi diskusi tentang agama di Indonesia, khususnya di Jawa. Pandangan Geertz yang mengungkapkan tentang adanya trikotomi--abangan, santri dan priyayi--di dalam masyarakat Jawa, ternyata telah mempengaruhi banyak orang dalam melakukan analisis baik tentang hubungan antara agama dan budaya, ataupun hubungan antara agama dan politik. Dalam diskursus interaksi antara agama, khususnya Islam, dan budaya di Jawa, pandangan Geertz telah mengilhami banyak orang untuk melihat lebih mendalam tentang interrelasi antara keduanya. Keterpengaruhan itu bisa dilihat dari beberapa pandangan yang mencoba menerapkan kerangka berfikir Geertz ataupun mereka yang ingin melakukan kritik terhadap wacana Geertz.

Biografi Clifford Geertz

tugas sosiologi agama mengenai prosesi ritual masyarakat



TUGAS SOSIOLOGI AGAMA
TENTANG RITUAL PEMOTONGAN RAMBUT GEMBEL DI DESA DIENG KABUPATEN BANJARNEGARA
Seperti yang kita ketahui mengenai adanya ritual-ritual disetiap daerah yang ada dimasyarakat Indonesia. Seperti halnya didaerah saya di Kabupaten Banjarnegara yang juga memiliki ritual atau upacara adat yang disakralkan oleh masyarakat yaitu prosesi pemotongan rambut gembel di desa dieng Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan atau prosesi upacara tersebut dilakukan karena masyarakat dieng percaya apabila dengan melaksanakan hal tersebut dapat menghindarkan penduduk desa khusunya didaerah dieng dan sekitarnya agar tidak terkena bencana atau malapetaka. Secara persisnya dapat dijelaskan bahwa Rambut gimbal atau rambut gembel yang melekat pada anak-anak di kawasan tinggi Dieng dianggap sakral. Proses pemotongan rambut ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan, namun harus dilakukan secara istimewa. Bahkan sebelum dipotong, orang tua atau pemilik hajatan harus menuruti permintaan sang anak dan wajib dipenuhi, apabila tidak, dipercaya bisa memunculkan balak. Dalam prosesinya pemotongan rambut gimbal adalah Kemarin (11/7) sebanyak 8 anak-anak berambut gimbal mirip bob marley yang berasal dari lereng Dieng meliputi Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara dilakukan pemotongan rambut yang disebut merupakan titipan dari kyai Kolodete, seorang tokoh yang dipercaya telah membuka kawasan dataran tinggi itu.